TERNATE — Rangkaian persiapan upacara detik-detik proklamasi di Kota Ternate memasuki fase akhir. Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, memastikan kesiapan para petugas upacara sudah berjalan maksimal setelah mengikuti gladi kotor di lokasi pelaksanaan, Kamis (13/8/2026).
Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), komandan upacara, hingga personel pendukung dan tim marching band, terus menjalani latihan intensif menjelang hari puncak.
Evaluasi Akhir dan Pengukuhan Paskibraka Menyusul
Tauhid menyebut gladi bersih menjadi penentu utama kesiapan final seluruh rangkaian acara. Evaluasi pada tahap ini akan menjadi tolok ukur terakhir sebelum petugas menjalankan tugasnya pada 17 Agustus 2026.
"Persiapan peserta dan petugas upacara alhamdulillah saya lihat sudah maksimal. Perkembangan terakhir akan terpantau saat gladi bersih nanti, yang kemudian langsung dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan Paskibraka," ujar Tauhid di sela-sela gladi kotor.
Setelah gladi bersih rampung, anggota Paskibraka akan menjalani prosesi pengukuhan. Momen ini menjadi penanda resmi kesiapan mereka dalam mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih.
Koordinasi Antarpersonel Jadi Kunci Kelancaran
Selain fokus pada Paskibraka, Pemkot Ternate juga memaksimalkan kesiapan unsur pendukung lainnya. Koordinasi antarpersonel menjadi perhatian khusus agar seluruh tahapan upacara berlangsung tertib dan khidmat.
"Setelah dilaksanakan pengukuhan, anggota Paskibraka secara resmi dinyatakan siap menjalankan tugas, baik dalam prosesi pengibaran maupun penurunan bendera Merah Putih," katanya.
Pemkot Ternate berharap upacara tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi momentum penguatan semangat kebangsaan dan persatuan masyarakat. Dengan latihan yang memasuki tahap akhir, para petugas kini tinggal memastikan kesiapan terakhir sebelum hari puncak peringatan kemerdekaan tiba.