TERNATE — Sejarah panjang Kesultanan Ternate dan Tidore, kejayaan jalur rempah, hingga kehidupan masyarakat kepulauan dinilai memiliki daya tarik kuat untuk diangkat menjadi karya sinematik. Komisaris Independen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Siti Ariani Muflikhah menilai kekayaan narasi lokal justru menjadi identitas yang membuat sebuah cerita semakin menarik bagi penonton luas.
“Semakin lokal sebuah cerita, justru semakin menarik dan unik identitasnya,” ujar Ariani saat menyampaikan materi bertajuk Film sebagai Media Promosi Budaya dan Pariwisata.
Ariani mencontohkan, sejarah pala dan jalur rempah yang melegenda dapat dikemas dengan sentuhan modern. Kisah masa lampau itu bisa dipadukan dengan kehidupan kontemporer, mulai dari drama keluarga, percintaan, hingga genre laga.
“Boleh tarung, boleh action, tapi selipkan budaya,” katanya menegaskan.
Menurut dia, film tidak melulu lahir dari pusat industri di kota besar. Cerita dari daerah seperti Maluku Utara punya peluang menembus panggung nasional bahkan internasional. Karena itu, ASDP membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, mahasiswa, komunitas seni, dan pelaku industri kreatif untuk mengembangkan karya berbasis kearifan lokal.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FH Unkhair Imran Ahmad, SH., MH menyebut mahasiswa sebenarnya memiliki wadah untuk mengasah kreativitas lewat unit kegiatan mahasiswa (UKM), termasuk di bidang seni. Ia mencontohkan film berjudul Koru yang pernah tayang di bioskop XXI sebagai salah satu karya yang membanggakan kampus.
Imran berharap kegiatan ini menjadi pintu masuk kolaborasi yang lebih luas antara FH Unkhair dan ASDP, terutama dalam pengembangan kreativitas mahasiswa serta promosi budaya dan pariwisata Maluku Utara.
Head Bisnis dan Pelayanan ASDP Cabang Ternate Surya Mandala Putra menambahkan, film mampu mempertemukan tiga hal sekaligus: budaya, pariwisata, dan konektivitas. Menurutnya, destinasi seperti Ternate, Tidore, Maitara, Halmahera hingga Morotai menyimpan cerita yang layak diperkenalkan lewat medium film.
Surya menilai kekayaan cerita yang selama ini dianggap biasa oleh masyarakat setempat justru menjadi daya tarik tersendiri bagi publik luar jika dikemas dengan baik. “Ternate, Tidore, Maitara, Halmahera hingga Morotai memiliki cerita yang dapat diperkenalkan melalui film,” ujarnya.
Kegiatan Inspiration Day ini menjadi bagian dari upaya ASDP memperkuat peran perusahaan tidak hanya sebagai penyedia jasa penyeberangan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif di wilayah operasinya.