Pencarian

MRT Jakarta Ganti Sistem Tap Kartu Mulai 12 Oktober 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 13:51:02 WIB
MRT Jakarta Ganti Sistem Tap Kartu Mulai 12 Oktober 2026
Penumpang melakukan tap kartu uang elektronik pada reader JakLingko di passenger gate Stasiun MRT Jakarta.

MALUKU UTARA — PT MRT Jakarta resmi beralih ke sistem tap kartu melalui reader JakLingko mulai 12 Oktober 2026. Perubahan ini memungkinkan penumpang memakai kartu uang elektronik dari enam penerbit berbeda di passenger gate stasiun MRT. Penumpang juga berpeluang mendapat tarif integrasi maksimal Rp10.000 jika berpindah moda dalam tiga jam.

Langkah ini diambil untuk menyatukan sistem pembayaran antarmoda di bawah ekosistem JakLingko. Tujuannya, penumpang tidak perlu lagi berurusan dengan mesin berbeda saat berpindah dari MRT ke LRT atau Transjakarta BRT.

Enam Kartu yang Bisa Dipakai di Reader JakLingko

PT MRT Jakarta menyebut ada enam jenis kartu uang elektronik yang didukung sistem baru ini. Semuanya bisa langsung ditempelkan ke reader JakLingko di passenger gate stasiun MRT.

  • e-Money Mandiri
  • Flazz BCA
  • TapCash BNI
  • BRIZZI BRI
  • JakCard Bank Jakarta
  • Kartu Multi Trip (KMT) Commuterline

Kartu-kartu tersebut tetap berfungsi sebagai alat bayar perjalanan, hanya saja mesin pembacanya berpindah ke reader JakLingko. Penumpang yang memakai jenis tiket lain di luar daftar itu tetap mengikuti ketentuan perangkat masing-masing.

Kartu Single Trip MRT Jakarta, misalnya, masih digunakan di gate MRT Jakarta. Sementara kartu kredit atau kartu nirsentuh berteknologi EMV Contactless dipakai di reader EMV, bukan reader JakLingko.

Urutan Tap yang Perlu Diikuti Penumpang

Supaya proses masuk dan keluar stasiun tidak tersendat, penumpang disarankan menyiapkan kartu sejak sebelum mencapai gate. Pastikan saldo kartu mencukupi karena reader JakLingko akan menolak transaksi jika saldo kurang.

Setelah kartu siap, cari passenger gate yang memiliki reader JakLingko. Tempelkan kartu pada mesin pembaca sesuai petunjuk yang tertera, lalu tunggu hingga transaksi berhasil.

Begitu gate terbuka, masuk sesuai instruksi yang ditampilkan. Saat menyelesaikan perjalanan, lakukan tap keluar dengan kartu yang sama. Menggunakan kartu berbeda antara tap-in dan tap-out berisiko membuat transaksi antarmoda tidak terbaca sistem JakLingko.

Tarif Integrasi Maksimal Rp10.000 dalam Tiga Jam

Selain menyederhanakan pembayaran, integrasi ini membuka peluang tarif lebih murah bagi penumpang yang berpindah moda. Perjalanan gabungan MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta BRT dikenakan tarif maksimal Rp10.000.

Syaratnya, perpindahan moda dilakukan dalam rentang tiga jam atau 180 menit sejak tap pertama. Penumpang juga harus mengikuti prosedur tap-in dan tap-out dengan benar di setiap moda yang digunakan.

Tarif integrasi tidak berlaku otomatis. Jika kombinasi moda tidak memenuhi ketentuan atau ada tahapan tap yang terlewat, penumpang akan dikenakan tarif normal per perjalanan. Karena itu, konsistensi penggunaan kartu yang sama sepanjang perjalanan menjadi kunci.

186 Reader Tersebar di 13 Stasiun MRT

Infrastruktur pembayaran JakLingko sudah dipasang di 13 stasiun MRT Jakarta. PT MRT Jakarta mencatat ada 186 reader JakLingko dan 60 Balance Check Terminal (BCT) yang tersedia di stasiun-stasiun tersebut.

Selain untuk transaksi perjalanan, BCT bisa dimanfaatkan penumpang untuk memeriksa saldo dan status kartu sebelum masuk gate. Fasilitas ini membantu penumpang menghindari penolakan transaksi akibat saldo tidak cukup.

Bagi pengguna rutin MRT yang juga naik Transjakarta atau LRT, sistem baru ini berpotensi memangkas biaya harian. Perjalanan antarmoda yang sebelumnya dihitung terpisah kini bisa masuk skema tarif integrasi asalkan memenuhi syarat waktu dan prosedur tap.

PT MRT Jakarta mengimbau penumpang memastikan kartu yang dibawa termasuk dalam daftar yang didukung sebelum bepergian. Mengikuti petunjuk pembayaran pada gate stasiun menjadi langkah paling aman agar perjalanan tidak terganggu.

Follow www.lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks