Pencarian

Ekspor Maluku Utara Tembus US$11,78 Miliar Januari–Agustus 2026, Besi Baja dan Nikel Jadi Penopang

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 08:46:01 WIB
Ekspor Maluku Utara Tembus US$11,78 Miliar Januari–Agustus 2026, Besi Baja dan Nikel Jadi Penopang
Pelaksana Tugas Kepala BPS Maluku Utara, Harim Arrosid, memaparkan data ekspor Januari–Agustus 2026.

TERNATE — Pelaksana Tugas Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Harim Arrosid, menyampaikan pertumbuhan ekspor terjadi meski pergerakan volume sejumlah komoditas berbeda. Besi dan baja menyumbang porsi terbesar, sedangkan nikel mencatat lonjakan nilai paling tajam.

Pencapaian Januari–Agustus 2026 ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa periode terakhir bagi provinsi yang selama ini dikenal sebagai lumbung nikel nasional.

Besi dan Baja Kuasai 54,20 Persen Total Ekspor

Ekspor besi dan baja sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai US$6,38 miliar. Nilai itu setara 54,20 persen dari total ekspor Maluku Utara, naik 7,74 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar US$5,92 miliar.

Kenaikan tersebut ditopang dua faktor sekaligus. Volume ekspor besi dan baja tumbuh 2,68 persen, sementara rata-rata harga satuannya meningkat 4,92 persen.

Nikel: Volume Turun 7,61 Persen, Nilai Justru Melonjak 45,49 Persen

Komoditas nikel mencatat fenomena berbeda. Volume ekspornya justru turun 7,61 persen, tetapi rata-rata harga satuannya melesat 57,48 persen.

Efeknya, nilai ekspor nikel tetap tumbuh 45,49 persen menjadi US$4,02 miliar. Angka itu menyumbang 34,14 persen dari total ekspor provinsi, dibanding Januari–Agustus 2025 yang sebesar US$2,76 miliar.

"BPS mencatat pertumbuhan nilai ekspor terjadi meski pergerakan volume sejumlah komoditas berbeda," kata Harim.

Cina Serap 89,82 Persen Ekspor Maluku Utara

Cina masih menjadi tujuan utama ekspor Maluku Utara dengan nilai US$10,58 miliar sepanjang Januari–Agustus 2026. Nilai itu setara 89,82 persen dari total ekspor provinsi.

Tiga komoditas terbesar yang dikirim ke Cina adalah besi dan baja senilai US$6,20 miliar, nikel US$3,65 miliar, serta bahan kimia anorganik sekitar US$605,44 juta.

"Amerika Serikat menjadi tujuan ekspor berikutnya dengan nilai US$230,93 juta. Seluruh ekspor ke negara tersebut berasal dari komoditas aluminium," ujar Harim.

Korea Selatan dan AS Jadi Pasar Berikutnya

Nilai ekspor ke Korea Selatan mencapai US$223,10 juta. Rinciannya, besi dan baja US$107,22 juta, nikel US$75,31 juta, serta aluminium US$28,02 juta.

Data BPS menunjukkan struktur tujuan ekspor Maluku Utara masih terkonsentrasi pada sejumlah negara. Cina menjadi pasar terbesar, disusul Amerika Serikat, Korea Selatan, dan negara tujuan lainnya.

Konsentrasi pada satu pasar utama menjadi catatan tersendiri bagi daerah. Ketergantungan pada Cina membuat kinerja ekspor Maluku Utara rentan terhadap perubahan permintaan maupun kebijakan dagang negara tersebut.

Follow www.lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: istanafm.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks