Pencarian

Teh Rempah Ternate Tembus Pasar Amerika, 300 Kilogram Diekspor Tiap Tahun

Senin, 28 September 2026 • 11:16:02 WIB
Teh Rempah Ternate Tembus Pasar Amerika, 300 Kilogram Diekspor Tiap Tahun
Teh rempah racikan PT Ternate Island Tea diproduksi di Kawasan Pantai Falajawa, Ternate.

TERNATE — Delapan varian teh rempah yang diracik dari bahan-bahan khas Ternate kini dikirim rutin ke Amerika Serikat. Produk itu diproduksi PT Ternate Island Tea, rumah produksi yang beroperasi dari lantai dua sebuah gedung di Kawasan Pantai Falajawa, menghadap langsung ke Gunung Gamalama.

Sejak 2022 hingga 2024, peracik produk ini melakukan serangkaian eksperimen untuk menyesuaikan cita rasa rempah Maluku Utara dengan selera konsumen Amerika. Hasilnya, sejumlah produk seperti Sultan's Spice dan Golden Spice Latte kini tersedia dalam bentuk teh celup, teh seduh, dan bubuk kemasan.

Sultan's Spice hingga Golden Spice Latte, Delapan Racikan yang Diekspor

Sultan's Spice disebut sebagai produk yang paling dekat dengan identitas rempah Maluku Utara. Racikan ini memadukan teh hitam dengan kayu manis, jahe merah, lada hitam, kapulaga, vanili, cengkeh, pala, dan bunga lawang.

Ada pula Golden Spice Latte, minuman bubuk berbahan kunyit, jahe, kayu manis, kelapa, dan lada, yang diseduh bersama susu. Sebagian produk dijual dalam bentuk teh celup dan teh seduh, sebagian lagi berupa bubuk dalam kemasan.

"Jadi resepnya tidak bisa asal pindah dari sini ke sana. Rasa yang akrab bagi lidah orang Ternate belum tentu diterima lidah orang Amerika, jadi kami harus terus menyesuaikan," kata Ilham Abas, rekan kerja John yang juga penerjemahnya.

Bermula dari Buku Pelajaran Sekolah di Amerika

John, pria asal Amerika Serikat yang kini menghabiskan sebagian besar waktunya di Ternate, pertama kali mengenal nama Ternate dari buku pelajaran sekolah puluhan tahun silam. Saat itu, Ternate hanya muncul sebagai catatan kaki yang menggambarkan salah satu titik penting jalur rempah dunia.

"Saya membaca nama itu waktu masih sekolah, dan tidak pernah membayangkan suatu hari benar-benar akan menginjakkan kaki di sini," kata John kepada wartawan di kedai tehnya, Rabu, 9 September 2026.

Setelah pensiun dari pekerjaan utamanya, John datang ke Ternate untuk melihat sendiri lanskap yang ia baca dalam buku sejarah. Gagasan mengembangkan teh rempah baru benar-benar ditekuni saat pandemi Covid-19 memaksa banyak orang berhenti dari rutinitas.

"Saat lockdown, saya punya banyak waktu untuk berpikir. Saya bertanya pada diri sendiri, kenapa rempah sebagus ini tidak sampai ke meja orang Amerika dalam bentuk yang mereka kenal, yaitu teh," ujarnya.

Menanam Teh Sendiri di Lereng Gamalama

Ketergantungan pada rempah yang dibeli dari pasar mendorong John dan Ilham mulai menanam teh sendiri pada 2022. Bibit dan biji teh didatangkan dari perkebunan di Jawa Barat, lalu dicoba ditanam di sejumlah lokasi di Ternate seperti Kelurahan Moya, Tongole, dan Foramadiahi.

Tidak semua lahan berhasil. Beberapa titik tanam dihentikan setelah bibit gagal tumbuh.

"Teh bukan tanaman yang bisa dipaksa. Kami harus belajar dari tanah, bukan tanah yang mengikuti keinginan kami," ucap Ilham.

Rasa Rempah Ternate Lebih Pekat, Racikan Tetap Harus Disesuaikan

Karakter tanah di lereng Gunung Gamalama menghasilkan rasa rempah alami yang jauh lebih pekat dibanding daerah lain. Hasil pengujian membuktikan bahan seperti serai dari Ternate memiliki intensitas rasa lebih tajam dari pasar luar.

Meski begitu, menyatukan rasa teh dari wilayah dengan iklim berbeda antara Ternate dan Amerika bukan perkara mudah. Ilham menyebut mereka perlu menyesuaikan takaran tertentu guna menemukan racikan yang tepat.

Untuk pasar Amerika, tingkat keasaman pada racikan yang terinspirasi wedang uwuh harus dikurangi. "Produk yang sudah kita uji coba awalnya dibawa dan dibagikan kepada kenalan John di Amerika, diminta dicoba, dikomentari, lalu diperbaiki," katanya.

Layanan pemesanan produk PT Ternate Island Tea tersedia di laman website resmi perusahaan. Sebagian konsumen di Amerika dan sejumlah negara lain kini bisa menikmati teh rempah Ternate tanpa harus datang ke kota kecil di lereng gunung berapi aktif itu.

Follow www.lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cermat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks