MALUKU UTARA — Lima film bertema reuni keluarga menawarkan cerita penuh rahasia dan kejutan yang tak mudah ditebak. Mulai dari horor "Evil Dead Burn" hingga komedi "Cinta Lama Babak Kedua #CLBK", semuanya menghadirkan konflik yang berkembang cepat dari pertemuan hangat menjadi ketegangan. Film-film ini cocok bagi penonton yang menyukai drama keluarga dengan lapisan misteri di dalamnya.
Reuni keluarga di layar lebar kerap berubah dari momen hangat menjadi ajang pertengkaran dan pengungkapan rahasia lama. Beragam genre mengangkat tema ini, mulai dari drama, komedi gelap, horor, sampai kisah romantis. Pola ceritanya mirip: karakter dari berbagai latar kehidupan dipertemukan dalam satu tempat, lalu konflik memuncak.
Daya tariknya ada pada perubahan suasana yang cepat. Makan bersama bisa berujung pertengkaran, sementara obrolan ringan justru membuka fakta mengejutkan. Penonton diajak menebak rahasia di balik setiap hubungan keluarga.
Film ini dibintangi Souheila Yacoub sebagai Alice, Hunter Doohan (Joseph), Luciane Buchanan (Thya), Tandi Wright (Susan), Erroll Shand (Edgar), Maude Davey (Polly), dan George Pullar (Will). Sutradaranya Sébastien Vani?ek.
Alice kehilangan suaminya, Will, dalam kecelakaan mobil. Ia lalu mencari penghiburan dengan mengunjungi keluarga suaminya di Selandia Baru, keluarga yang merupakan keturunan peneliti ternama soal kerasukan iblis. Pertemuan itu berubah menjadi "reuni keluarga dari neraka" saat satu per satu anggota keluarga dirasuki Deadites.
Di tengah teror, ketegangan lama ikut terbuka. Alice menuduh Susan mengabaikan kekerasan yang dilakukan Will demi menjaga ilusi keluarga yang sempurna. Film berdurasi sekitar 1 jam 50 menit ini tayang di bioskop Amerika pada 10 Juli 2026 dan merupakan sekuel "Evil Dead Rise", meski ceritanya cukup berdiri sendiri.
Deretan pemainnya mencakup Slamet Rahardjo (Aby), Widyawati (Sita), Sintya Marisca (Ambar), Iskak Khivano (Raka), Yusuf Mahardika, Gisellma Firmansyah, Sarah Sechan, Iyang Darmawan, Kiki Narendra, Febry Khey, dan Anissa Kaila. Sutradaranya Ivander Tedjasukmana.
Raka dan Ambar sedang menyiapkan pernikahan. Rencana itu buyar ketika Sita, nenek Raka, tahu bahwa Aby, kakek Ambar, adalah cinta lamanya yang pernah meninggalkan luka. Upaya Ambar mendamaikan keduanya justru memicu konflik baru dan membuat hubungannya dengan Raka ikut retak.
Kejutan berikutnya datang saat Sita dan Aby tak sengaja bertemu lagi di Bandung. Bara cinta lama menyala dan mengacaukan hubungan kedua cucu mereka. Menjelang akhir, Sita sadar masa lalu tak selalu harus dimiliki kembali, lalu memilih melepas cinta lamanya demi masa depan Raka dan Ambar.
Kisah cinta dua generasi ini berlatar Bandung era 1970-an untuk bagian masa mudanya. Film diklasifikasikan untuk penonton 13 tahun ke atas, tayang sejak 2 Juli dengan durasi 1 jam 46 menit.
Reza Rahadian berperan sebagai Langit, didampingi Christine Hakim (Ibu Wida), Raihaanun (Bintang), Ari Irham (Banyu), Happy Salma (Mentari/Tari), Teuku Rifnu Wikana (Ilham), Aquene Djorghi (Malika), Shaffa Almira (Shaffa), dan Alim Marwan (Alim). Sutradaranya Baim Wong.
Kematian mendadak Mentari memaksa tiga bersaudara dengan kehidupan yang saling bertolak belakang kembali ke satu atap. Langit, pria keras akibat tempaan hidup di jalanan, harus jadi pengganti orang tua bagi anak-anak Mentari. Kepulangannya disambut dingin Malika, si sulung berbakat musik yang menyimpan banyak luka.
Langit juga menghadapi Shaffa yang rapuh di masa remaja, serta Alim, si bungsu berkebutuhan khusus yang jadi korban perundungan di sekolah. Konflik harta dipicu Ilham, mantan suami Mentari. Bintang menyimpan rahasia kelam, sementara Banyu terjebak kepalsuan dunia maya. Ibu Wida menjadi sosok yang meneduhkan di tengah semua persoalan itu.
Alessandra de Rossi berperan sebagai Raquel sekaligus menyutradarai film ini. Lawan mainnya antara lain Edu Manzano (Tupe), Gina Alajar (Rose), Joel Torre (Roel), Ruby Ruiz (Josie), Ronnie Lazaro (Ramil), Liza Lorena (Juaning), Angeli Bayani (Anna), Kelvin Miranda (Jacob), dan JM de Guzman (Alfred).
Setahun setelah ibu mereka, Juaning, meninggal, para saudara Sevilla berkumpul di rumah leluhur. Acara peringatan itu berubah menjadi konflik ketika dendam lama dan masalah tersembunyi kembali muncul. Tiap saudara membawa bebannya masing-masing.
Komedi gelap ini memakai kematian sebagai pemicu reuni, lalu membiarkan rahasia antaranggota keluarga terbongkar satu per satu. Nada gelap berpadu humor menjadi ciri khas film ini.
Tema reuni keluarga bertahan karena relevan dengan pengalaman banyak orang. Konflik warisan, luka masa kecil, dan rahasia antar saudara jadi bahan cerita yang tak pernah basi. Sutradara tinggal memilih sudut pandang: horor yang menakutkan, komedi yang menghangatkan, atau drama yang menguras emosi.
Bagi penonton Indonesia, film-film ini bisa jadi tontonan alternatif saat ingin cerita keluarga yang tidak sekadar manis. Kejutan dan plot twist yang disajikan membuat tiap adegan terasa hidup.
Film Evil De?
d Burn bercerita tentang apa? A: Film ini mengisahkan Alice yang kehilangan suaminya lalu mengunjungi keluarga suaminya di Selandia Baru, dan pertemuan itu berubah menjadi teror saat satu per satu anggota keluarga dirasuki Deadites.