TIDORE — Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tidore Kepulauan, Rudy Ipaenin, menyerahkan bantuan secara simbolis mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan. Penyaluran melibatkan Sentra Wasana Bahagia Ternate sebagai unit pelaksana Kemensos di wilayah Maluku Utara.
Rudy menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas sinergi dan perhatian terhadap masyarakat di daerah tersebut. Menurutnya, program ATENSI menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan sosial kepada warga yang membutuhkan.
Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate, Osep Mulyani, merinci komposisi penerima manfaat. Bantuan paket nutrisi diberikan kepada 102 orang, bantuan wirausaha kepada 26 orang, dan bantuan kursi roda kepada dua orang.
Penerima berasal dari empat kelompok sasaran, yakni anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan. "Untuk saat ini ada sekitar 128 penerima manfaat dengan jenis bantuan yang berbeda-beda," jelas Osep.
Rudy menegaskan program ATENSI mencakup layanan yang lebih luas dari pemenuhan kebutuhan hidup layak. Cakupannya meliputi dukungan akses layanan sosial, perawatan sosial, hingga pelatihan kewirausahaan.
"Program ATENSI merupakan wujud kehadiran negara melalui pelayanan yang bersifat promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif," kata Rudy.
Ia meminta Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan memastikan program tersebut memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi penerima. Para penerima manfaat juga diharapkan menggunakan bantuan secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian.
"Manfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan taraf hidup, kemandirian, serta kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga," ujarnya.
Osep menyebut penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat Maluku Utara telah dilakukan tiga kali sepanjang 2026. Penyaluran pertama berlangsung di Desa Tayawi untuk masyarakat Suku Togutil, lalu di Pulau Maitara, dan yang ketiga di Pulau Tidore.
Data Sentra Wasana Bahagia Ternate menunjukkan tren peningkatan penyaluran bantuan ATENSI di Kota Tidore Kepulauan. Osep berharap bantuan berbasis keluarga ini membantu penerima menjalankan fungsi sosialnya sekaligus meningkatkan kemandirian keluarga.
Menurut dia, keluarga berperan penting membantu pemerintah menangani berbagai persoalan sosial di masyarakat. "ATENSI merupakan program rehabilitasi sosial yang berbasis pelayanan, baik di keluarga, komunitas maupun residensial yang ada di Sentra Wasana Bahagia," katanya.
Melalui program tersebut, Kemensos mendorong pelayanan rehabilitasi sosial yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada pemulihan fungsi sosial dan peningkatan kemandirian penerima manfaat.